|
ALAT PENGUKUR FREKWENSI GELOMBANG PADA
OTAK
|
 |
|
EEG, Alat
Pengukur Gelombang Otak (Brainwave) |
Dalam setiap kondisi, frekwensi pada
otak akan berubah-rubah. Berdasarkan riset selama bertahun-tahun di
berbagai negara maju, frekwensi otak manusia berbeda-beda untuk setiap
fase sadar, rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panik, dan
sebagainya. Hal ini dapat di ukur dengan alat Elektro Ensefalo
Grafi / EEG. Elektro Ensefalo Grafi (EEG) adalah suatu alat yang
mempelajari gambar dari rekaman aktifitas listrik di otak, termasuk
teknik perekaman EEG dan interpretasinya. Neuron-neuron di korteks otak
mengeluarkan gelombang-gelombang listrik dengan voltase yang sangat
kecil (mV), yang kemudian dialirkan ke mesin EEG untuk diamplifikasi
sehingga terekamlah elektroenselogram yang ukurannya cukup untuk dapat
ditangkap oleh mata pembaca EEG sebagai gelombang delta,alpha, beta,
theta, gamma dsb.
Mendapatkan rekaman EEG yang baik dan benar adalah salah satu dari
tujuan utama dari pemeriksaan EEG selain interpretasi yang benar. EEG
adalah alat untuk menunjang tegaknya diagnosa, selama kita dapat
memperoleh rekaman yang baik dan benar. Rekaman yang tidak baik justru
akan menyesatkan tegaknya diagnosa.
Saat terbaik perekaman adalah pada
saat bebas obat sehingga Gelombang Otak (Brainwave) yang didapat adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang bebas dari pengaruh obat. Lama perekaman minimal 15-20 menit
pada penderita sadar. Bila ada prosedur stimulasi fotik, hiperventilasi
dan tidur maka lama perekaman harus ditambah. EEG adalah sample waktu
dari kehidupan seseorang, dan waktu 20 menit adalah waktu yang sangat
singkat untuk menarik suatu kesimpulan dari suatu kerja atau suatu
fungsi otak seseorang. Oleh karena itu semakin lama perekaman maka
semakin besar kemungkinan kita untuk menemukan abnormalitasnya.
Hans Berger, Penemu
Electroencephalogram (EEG)
Hans Berger
adalah seorang profesor psikiater dan direktur
Klinik Universitas Psikiater Jena (1919-1938). Akan
tetapi, dia terkenal bukan karena hal itu. Dia
menjadi tokoh dunia akibat kontribusinya yang besar
dalam penelitian aktivitas dan kesadaran otak
manusia. Penelitian ini bahkan membawanya pada
penemuan suatu alat yang mengubah khazanah ilmu
kedokteran. Namanya adalah Electroencephalogram
(EEG).
Electroencephalogram adalah sebuah alat yang mampu
memvisualisasikan Gelombang Otak (Brainwave) manusia ke dalam
bentuk grafik. Gelombang Otak (Brainwave) ini diukur berdasarkan
beda pontensial yang terjadi secara berulang-ulang
di antara elektroda yang dihubungkan ke kepala
manusia.
Pada awalnya,
Berger membuat EEG hanya sebagai alat untuk mengukur
Gelombang Otak (Brainwave). Namun ternyata, lama kelamaan, EEG
dijadikan sebagai alat yang mampu mendiagnosis dan
mengobati penyakit tertentu, seperti epilepsi dan
tumor otak. Hal ini pun sangat tidak ternilai
harganya.
Hans Berger lahir
pada 21 Mei 1873. Dia berkebangsaan Jerman, tepatnya
berasal dari kota kecil sebelah Utara Bavaria Neuses
dekat Coburg. Berger adalah anak seorang dokter,
Paul Friedrich Berger. Ibunya, Anna Rückert
merupakan anak dari seorang penyair Jerman. Berger
sangat dipengaruhi oleh kedua orang tuanya. Itu
sebabnya, Hans Berger banyak disebut sebagai seorang
ilmuwan filsafat.
Hans Berger lulus
dengan kehormatan dari Gymnasium di Coburg. Kemudian
dia mendaftar di Universitas Berlin sebagai
mahasiswa Astronomi pada tahun 1892. Tahun
berikutnya, dia menjadi relawan untuk tentara Jerman.
Keputusannya
untuk menjadi relawan militer hampir membuatnya
mendapat kecelakaan fatal. Akan tetapi, saudara
perempuannya memberi tahu sang ayah akan hal ini.
Ayahnya yang cemas segera mengirim telegram untuk
memastikan hal itu. Dan untunglah, Berger selamat.
Kejadian yang dilakukan saudara perempuannya membuat
Berger bingung. Mengapa bisa saudara perempuannya
itu tahu bahwa Berger akan mendapat kecelakaan?
Padahal mereka berjauhan dan tak pernah
berkomunikasi. Berger akhirnya sadar bahwa di antara
dia dan saudaranya ada ikatan telepati yang tak bisa
dibuktikan dengan akal sehat.
Tahun 1897, dia
mendapat gelar dokter dan menjadi staf junior dari
klinik psikiater yang kelak menjadikannya direktu.
Tahun 1901, Berger menjadi dosen. Di tahun itu pula,
dia memublikasikanpenelitiannya mengenai fungsi otak
manusia dan catatan ukurannya berdasarkan modifikasi
peredaran darah.
Di awal tahun
1902, dia menjadi terkenal. Hal ini karena dia
mencatatkan penelitiannya mengenai aktivitas
cerebral korteks (otak) anjing. Akan tetapi, tahun
1910, dia merasa putus asa akan hasilnya yang tak
begitu berarti. Berger juga mendapat jalan buntu
akan penelitiannya mengenai energi fisika yang
memengaruhi otak
Setelah sempat
menjadi relawan di rumah sakit Rethel, Prancis, dia
kembali ke Jerman dan terpilih menjadi direktur
klinik universitas psikiater di Jena. Dalam beberapa
tahun pertamanya sebagai direktur, Berger melakukan
penelitian mengenai hubungan antara otak dan jiwa.
Akan tetapi, dalam keadaan senggang dia melakukan
penelitian pribadi mengenai aktivitas elektrik di
dalam otak. Dalam kurun waktu ini, Berger dikenal
sebagai orang yang disiplin. Waktunya banyak tersita
dalam penelitian.
Dari hasil
penelitiannya ia menyimpulka bahwa di dalam otak
manusia terdapat Gelombang Otak (Brainwave).
Peralatan yang
digunakan Berger sangatlah kasar. Dia menggunakan
galvanometer cincin Edelmann sebagai alat
pencatatnya. Namun karena kepintaran dan
kecerdasannya, Berger akhirnya mampu menemukan suatu
alat yang dapat mencatat Gelombang Otak (Brainwave) ini. Namanya
adalah Electroencephalogram (EEG) yang ditemukannya
pada tanggal 6 Juli tahun 1924. Nama pasien yang
membuatnya berhasil ini adalah seorang anak muda
bernama Zedel.
Berger meneruskan
penelitiannya selama 5 tahun sebelum akhirnya
memublikasikan alat ini kepada umum. Pasiennya tak
hanya orang yang mengalami gangguan kepala, tetapi
juga orang yang normal. Dalam melakukan penelitian,
dia menaruh elektroda di bagian depan kepala dan di
bagian belakang kepala.
Tahun 1929,
Berger memublikasikan hasil penelitiannya dalam
suatu forum prestisius Archiv für Psychiatrie und
Nervenkrankheiten, dan judul ӆber das
Elektrenkephalogramm des Menschen” menjadi artikel
pertama dari keempat belas tulisannya mengenai EEG
yang dipublikasikan dalam kurun waktu 1929-1938.
Artikel ketiganya pun mampu membuktikan adanya
Gelombang Otak (Brainwave).
Hans Berger
menikah di tahun 1911 dengan asisten teknis
kliniknya, Baroness Ursula von Bulow. Mereka
mempunyai empat anak.
Di Negara asalnya,
Jerman, Berger tak banyak dipedulikan. Alasannya
Nazi yang berkuasa di Jerman tidak percaya terhadap
Berger yang pernah ikut Western Front. Tahun 1938,
Berger dipaksa untuk menghentikan penelitiannya.
Laboratoriumnya dibongkar dan dia dipindahkan ke
kota kecil bernama Bad Blankenburg di Thuringia. Dia
pun mengalami depresi yang berkepanjangan. Dan pada
tanggal 1 Juni 1941, dia mengakhiri hidupnya dengan
jalan menggantung diri. Share
|
|
|
|
|
Buku " RAHASIA DAHSYAT TERAPI OTAK"
(Dapatkan di Gramedia atau toko buku
di kota anda)

Pengalaman
selama bertahun-tahun telah membuat saya tau banyak akan manfaat
teknologi Gelombang Otak (Brainwave) untuk
mengoptimalkan dan mengeksplorasi
fungsi alami otak.
Dengan Kemajuan teknologi, dan penelitian ilmiah menemukan bahwa
suara gelombang dalam frekwensi tertentu dapat menstimulasi otak.
Buku ini merupakan panduan tentang teknologi terkini mengenai otak,
kususnya stimulasi otak dengan Gelombang Otak atau
brainwave. Bersumber dari pengalaman saya selama ini dalam menerima
informasi, testimoni, dan menjawab berbagai pertanyaan, komplain,
kritik dari para pengunjung dan pengguna produk situs
gelombangotak.com.
Dapatkan Buku " RAHASIA DAHSYAT TERAPI
OTAK" Plus Bonus CD untuk Motivasi di toko-toko buku di kota
Anda atau dapat Anda pesan melalui situs ini atau toko-toko buku
online.
|
|
| ARTIKEL TERBARU
Hilangkan Sakit Hati
Dibalik suatu kejadian, pasti Tuhan punya rencana.
Tak usah diratapi. Jalani saja hidup ini, mengalir bagai
air. Jangan dilawan, tapi juga jangan ditahan.
Selengkapnya klik di sini!
Pikiran Bawah Sadar Mengontrol Hidup Anda
Tidak
ada yang bisa menyangkal fakta bahwa pikiran manusia
adalah hal yang paling kuat dalam menentukan pribadi
seseorang, karena semua tindakan di mulai dari pikiran.
Selengkapnya klik di sini!
Emosi Sehat adalah dari Diri Anda
Cobalah
bekerja secara independen, tidak hanya mencari dukungan dan bantuan dari
orang lain.
Selengkapnya klik di sini!
Lima Tips untuk Menghilangkan Gangguan Kecemasan
Ada berbagai jenis
gangguan kecemasan, tetapi karakteristik utama yang
mendasarinya adalah karena pemikiran yang tidak rasional,
khawatir dan ketakutan berlebihan.
Selengkapnya klik di sini!
Apa itu ADHD/ADD/Hiperaktif?
Ada banyak gejala ADHD,
seperti pelupa, kegelisahan, agresi, agitasi, depresi,
perilaku gelisah, impulsif dan ketidakmampuan untuk
fokus. Namun, ini sangat umum dan sering sulit
membedakan dengan gejala kecemasan, depresi, tiroid,
atau lingkungan stres. Gula yang berlebihan dan alergi
juga......
Selengkapnya klik di sini!
Artikel lainnya, klik di sini!
|
|
|
Optimalkan Fungsi Alami
Otak |
|
Nama
Perusahaan
CV.KARYA ABADI
Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 02/01,
Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah
Contact/SMS: 089 957 076 57 (Ajib Mustajib)
Email:
infoterapi1@gmail.com
Hubungi via YM
|
|